You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Genangan di 26 RW Mulai Surut
photo Nurito - Beritajakarta.id

Genangan di 26 RW Mulai Surut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebagian besar dari 26 RW yang tergenang mulai surut siang ini. Warga juga sudah mulai membersihkan rumahnya yang sempat terendam luapan kali Ciliwung.

Tinggal beberapa lokasi saja yang masih tergenang, khususnya yang ada di pinggir kali.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) BPBD DKI Jakarta, Husen Murad mengatakan, hanya beberapa RW yang berada di bibir sungai saja yang masih tergenang.

"Sekarang sudah hampir semuanya surut, tinggal beberapa lokasi saja yang masih tergenang, khususnya yang ada di pinggir kali. Memang belum 100 persen surut," kata Husen, saat dihubungi, Kamis (16/2).

Genangan di Kampung Melayu Berangsur Surut

Beberapa wilayah yang belum surut seperti di Bidara Cina, Cawang, dan Kampung Melayu RW 07 dan RW 08. Sementara di lokasi lainnya sudah surut.

Bahkan, lanjut Husen, warga yang sempat mengungsi pagi hari, sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Genangan di Jakarta Timur meliputi kelurahan Cililitan, Kelurahan Cawang, Kelurahan Kampung Melayu, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Cibubur, dan Kelurahan Rambutan. Sementara di Jakarta Selatan meliputi Kelurahan Rawajati, Kelurahan Pengadegan, Kelurahan Bukit Duri, Kelurahan Kebon Baru dan Kelurahan Pejaten Timur.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1280 personTiyo Surya Sakti
  2. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1254 personFakhrizal Fakhri
  3. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1094 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye973 personNurito